Daripada Kusir Menjadi Raja Rempah-rempah: Dharampal Gulati dari MDH meninggal di dalam 98


' Mahashay' Dharampal Gulati, pemilik dan CEO merek masala rempah-rempah ikonik MDH (Mahashian Di Hatti), meninggal negeri pada hari Kamis di piawai 98 tahun.

Dikenal sebagai " raja rempah", Dharampal Gulati, menjalani perawatan dalam Rumah Sakit Mata Chanan Devi di Delhi selama tiga minggu terakhir. Kondisinya memburuk pada Rabu malam dan meninggal pada Kamis pagi karena serangan jantung.

Paling dikenal sebagai ' Mahashay', Gulati lahir di tahun 1919 di Sialkot Pakistan, tempat ayahnya mendirikan toko mungil. Namun, setelah Pemisahan pada tahun 1947, keluarganya pindah ke Delhi di India. Pada tahun 1953, Gulati menyewa sebuah toko pada Chandni Chowk, menamakannya Mahashiyan Dalam Hatti (MDH), dan mulai menjual rempah-rempah.

Sebab sebuah toko kecil di Karol Bagh, Delhi, ' Mahashay' Dharampal Gulati membangun MDH sebagai satu diantara merek rempah-rempah terkemuka di India. Dia secara resmi mendirikan perusahaannya pada tahun 1959. Saat tersebut, dia membeli sebidang tanah pada Kirti Nagar untuk mendirikan bagian manufaktur. Saat ini, MDH Spices, yang dilaporkan memproduksi hampir 50 jenis rempah-rempah, memiliki 15 pabrik di seluruh negeri dan menjual produknya ke seluruh dunia, sesuai laporan. Gulati menjadi CEO dengan bayaran tertinggi dari perusahaan FMCG (Fast Moving Consumer Goods) pada India pada tahun 2017, patuh laporan.

Dharampal Gulati lahir dan besar pada Pakistan. Ayahnya Chuni Lal menjajakan rempah-rempah di sebuah toko bertanda Mahasian Di Hatti yang dibuka pada tahun 1919. Keluarganya bermigrasi ke India dan mereka status sebagai pengungsi di Amritsar (Punjab).

Ketika Gulati pergi bersama saudara iparnya ke Delhi, saat itulah dia membeli kereta kuda (Tanga) dengan uang yang diberikan ayahnya. Saat tersebut, ketika dia menyadari bahwa bisnisnya tidak berjalan dengan baik, tempat memutuskan untuk membuka toko kecil dan memulai kembali bisnis keluarganya sendiri yang menjual rempah-rempah dalam Karol Bagh (Pasar populer yang terletak di Central Delhi). Perlahan, dia memperhatikan bahwa kecepatan pemasaran rempah-rempah membantunya mendapatkan kesuksesan sebab ini adalah ceruk yang belum tersentuh selama waktu itu.

Belakangan, Gulati mengontrak satu toko lagi di Chandni Chowk untuk memulai pabriknya. Ini lah awal mula Mashian Di Hatti (MDH), warisan ayahnya.

Bisnisnya tidak hanya tumbuh di India tetapi dia juga menjadi distributor dan eksportir. Saat ini, rempah-rempah MDH diekspor ke berbagai belahan dunia termasuk Inggris, Eropa, UEA dan Kanada.

Cerita ini perdana kali tayang di Times Now News.